Nantikan Kompas Siang hari ini. via Harian Kompas

Terpilihnya Franck Ribery sebagai pemain terbaik Eropa 2013 bukanlah sebuah kejutan. Pemain 30 tahun ini punya andil yang sangat besar untuk membawa klubnya, Bayern Muenchen, meraih tiga gelar atau treble winner pada musim lalu. Prestasi Ribery ini lebih cemerlang dibandingkan dengan dua kandidat lain, Lionel Messi dan Christiano Ronaldo. #31Agustus2013 #Halaman30 via Harian Kompas

“Pecinta seni fashion di Indonesia boleh semakin berbangga karena hadirnya Museum Harry Darsono. Seperti apa?” Baca selengkapnya di Klasika siang edisi hari ini (30/8) di http://epaper.kompas.com/
via Klasika

“Kegiatan berkumpul bersama saat perayaan hari raya besar tak hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia. Beberapa masyarakat dunia juga mengenalnya dalam bentuk serupa tapi tak sama. Di mana sajakah?” Baca selengkapnya di Klasika siang edisi hari ini (29/8) di http://epaper.kompas.com
via Klasika

Rapat Dewan Gubernur BI akhirnya memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) 50 basis poin, menjadi 7 persen. via Harian Kompas

Liga Champions adalah habitat AC Milan. Siapa pun pemainnya yang datang dan tinggal di klub itu harus menjaga kehormatan itu. Itu ditunjukkan Kevin-Prince Boateng dan Mario Balotelli lewat gol, berbuah kemenangan 3-0 atas PSV Eindhoven di putaran kedua ”play-off” Liga Champions di San Siro, Kamis (29/8) dini hari WIB | KOMPAS SIANG | 29 Agustus | halaman 6 via Harian Kompas

Di balik keluguan tindak tanduknya, Victoria Dufal menyimpan energi tukang jagal. Di panggung Amerika Serikat Terbuka, juara 2011, Samantha Stosur, menjadi korbannya. Latar belakangnya dengan beberapa peristiwa kelam di Haiti telah menempanya menjadi seorang petarung sejati di lapangan tenis | KOMPAS SIANG | 29 Agustus | halaman 7 via Harian Kompas

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2013-2018, Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta, di Gedung Utama Kantor DPRD Bali, Denpasar, Kamis (29/8) | KOMPAS SIANG | 29 Agustus | halaman 8 via Harian Kompas

Kinerja industri properti sangat ditentukan oleh kondisi makroekonomi. Sektor properti ibarat gerbong kereta, sedangkan lokomotifnya adalah kondisi ekonomi makro. Jika sekarang pemerintah merevisi indikator makroekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi dan angka inflasi, dengan sendirinya industri properti pun akan terpengaruh | KOMPAS SIANG | 29 Agustus | halaman 9 via Harian Kompas

Suhu penetrasi budaya Jepang ke Indonesia terus meningkat. Setelah origami, manga, animee, penyanyi, dan band J-Pop, kini sumo menarik perhatian kaum urban. Tengok antrean panjang orang, nyaris setiap hari, untuk menonton penampilan grup idola, JKT48. Semua itu tiada lain karena faktor Jepang. Akhir pekan lalu, Japan Education Fair digelar untuk ke-10 kalinya di Hotel Pullman, Jakarta | KOMPAS SIANG | 29 Agustus | halaman 10 via Harian Kompas

Recent Tweets